Pekanbaru
1.200 Anak Ikuti Khitanan Massal Gratis dalam Rangka HUT Kota Pekanbaru
Suasana pelaksanaan khitanan massal gratis bagi 1.200 anak dalam rangka HKG PKK ke-54 dan HUT ke-242 Kota Pekanbaru di Komplek MPP Pekanbaru, Minggu (21/6/2026). (Dok Pemko PKU)
SURATKABARGENTA.ID, PEKANBARU – Sebanyak 1.200 anak mengikuti khitanan massal gratis yang digelar di kawasan Komplek Mal Pelayanan Publik (MPP) Pekanbaru, Minggu (21/6/2026).
Khitanan massal ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) ke-54 Tahun 2026. Tahun ini, HKG PKK mengusung tema “Kuatkan 10 Program Pokok PKK, Laksanakan Asta Cita, Wujudkan Indonesia Emas.”
Kegiatan sosial tersebut juga menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-242 Kota Pekanbaru. Berbagai tim dari layanan kesehatan turut ambil bagian dalam pelaksanaan khitanan massal ini.
Peserta khitanan merupakan anak-anak dari berbagai sekolah di Kota Pekanbaru. Mereka menjalani proses khitan secara bergantian.
"Hari ini ada sekitar 1.200 peserta yang ikut dalam sunatan massal," kata Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, di sela kegiatan.
Menurutnya, program ini sebagai bentuk kepedulian nyata pemerintah terhadap masyarakat. Bakti sosial ini sekaligus menjadi salah satu rangkaian agenda utama perayaan hari jadi kota tahun ini.
Para peserta sunatan massal berasal dari 151 Sekolah Dasar (SD) di wilayah Pekanbaru. Proses pendataan dan penjaringan anak-anak peserta aksi sosial ini dilakukan secara ketat oleh Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Pekanbaru agar tepat sasaran.
Agenda besar ini juga didukung penuh oleh infrastruktur medis yang kuat. Pemko Pekanbaru merangkul sedikitnya 24 rumah sakit. Ada rumah sakit pemerintah maupun swasta.
"Serta berkolaborasi erat dengan Ikatan Dokter Indonesia dan Persatuan Perawat Nasional Indonesia sebagai tim medis di lapangan," ujarnya.
Menurutnya, bakti sosial ini bukan hanya fokus pada kegiatan bagi anak-anak. Pihak panitia juga menyediakan layanan kesehatan gratis yang diperuntukkan bagi para orangtua pendamping.
Layanan tersebut meliputi pemeriksaan/cek kesehatan gratis untuk umum, serta pemeriksaan IVA Test (Inspeksi Visual Asam Asetat) yang dikhususkan bagi kaum ibu guna mendeteksi dini kanker serviks.
"Kami memastikan tim medis dan fasilitas pendukung siap memberikan pelayanan terbaik bagi warga," pungkasnya. (MNC/SP)











