Pendidikan
Menunggu Seragam Gratis Pemko Pekanbaru, Murid Baru Boleh Masuk Sekolah Pakai Baju Bebas Rapi
Plt Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru Abdul Jamal menyampaikan murid baru SD dan SMP negeri diperbolehkan mengenakan pakaian bebas rapi sembari menunggu penyaluran seragam gratis pada Oktober 2026. (Dok Ist/Pemko Pku)
SURATKABARGENTA.ID, PEKANBARU – Murid baru SD dan SMP Negeri di Kota Pekanbaru diperbolehkan mengenakan pakaian bebas namun tetap rapi selama menunggu penyaluran seragam sekolah gratis dari Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru.
Seragam gratis bagi puluhan ribu murid tersebut ditargetkan mulai disalurkan pada Oktober 2026. Program ini merupakan realisasi program Walikota Pekanbaru, Agung Nugroho, untuk membantu kebutuhan perlengkapan sekolah bagi peserta didik.
Plt Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru, Abdul Jamal mengatakan, sebanyak 9.800 peserta didik SD Negeri dan 11.000 peserta didik SMP Negeri akan menerima seragam sekolah gratis.
"Kami menargetkan di bulan Oktober semuanya sudah menerima seragam," kata Abdul Jamal, Rabu (12/8/2026).
Menurutnya, pendataan ukuran seragam saat ini masih berlangsung dan ditargetkan tuntas di seluruh sekolah pada pekan ini. Pendataan dilakukan untuk memastikan seragam yang diberikan sesuai ukuran masing-masing murid.
Selain sekolah negeri, bantuan seragam juga diberikan kepada murid di sejumlah sekolah swasta yang telah bekerja sama dengan Pemko Pekanbaru.
"Mereka juga mendapatkannya, kita sudah dapatkan ukurannya," terang Jamal.
Jamal menjelaskan, setiap murid akan mendapatkan tiga setelan seragam. Sementara murid yang masuk melalui jalur afirmasi akan memperoleh tambahan berupa tas dan buku tulis.
Sembari menunggu seragam baru selesai dan disalurkan, Dinas Pendidikan Pekanbaru mengimbau sekolah tidak mewajibkan murid baru membeli seragam.
Murid dapat menggunakan seragam lama yang masih layak atau mengenakan pakaian bebas dan rapi selama mengikuti kegiatan belajar mengajar.
"Kami imbau peserta didik dipersilakan memakai seragam lama, atau pakaian bebas rapi sembari menunggu seragam baru," pungkasnya. (MNC/SP)














