Pekanbaru

Komisi IX DPR RI Kunjungi Riau, Pemprov Sampaikan Pemerataan Jadi Tantangan Utama

Prov. Riau Rabu, 22 April 2026 - 15:02 WIB  |    Reporter : Maudhi NC   Redaktur : Fithriady Syam  
Komisi IX DPR RI Kunjungi Riau, Pemprov Sampaikan Pemerataan Jadi Tantangan Utama

Kunjungan reses Komisi IX DPR RI ke Riau disambut Pemprov Riau sebagai ajang menyampaikan kondisi daerah dan memperkuat sinergi antara pusat dan daerah, Rabu (22/04/2026). (Dok Diskominfotik Riau)

SURATKABARGENTA.ID, PEKANBARU – Kunjungan kerja reses Komisi IX DPR RI ke Provinsi Riau menjadi momentum penting dalam menyelaraskan kebijakan antara pemerintah pusat dan daerah, khususnya di sektor kesehatan, ketenagakerjaan, kependudukan, dan jaminan sosial.

Kedatangan rombongan Komisi IX DPR RI ke Bumi Lancang Kuning tersebut disambut hangat oleh jajaran Pemprov Riau sebagai bagian dari upaya memperkuat sinergi pembangunan, Rabu (22/04/2026).

Kolaborasi antara DPR RI dan Pemerintah Provinsi Riau ini diharapkan mampu menjawab berbagai tantangan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.

Asisten I Setdaprov Riau, Zulkifli Syukur, menyampaikan apresiasi atas kehadiran rombongan Komisi IX DPR RI. Ia mengatakan kunjungan tersebut menjadi kesempatan strategis bagi pemerintah daerah untuk menyampaikan berbagai kondisi riil yang dihadapi masyarakat Bumi Lancang Kuning.

“Kami mengucapkan selamat datang kepada Tim Kunjungan Kerja Reses Komisi IX DPR RI di Bumi Lancang Kuning. Bagi kami di Provinsi Riau, kehadiran Bapak/Ibu sekalian menjadi momentum strategis untuk menyampaikan kondisi riil daerah, khususnya pada sektor kesehatan, ketenagakerjaan, kependudukan, serta jaminan sosial yang memang menjadi fokus tugas Komisi IX DPR RI,” ujarnya di Ruang Rapat Melati Kantor Gubernur Riau, Pekanbaru, Rabu (22/04/2026).

Dijelaskan, Provinsi Riau memiliki karakter wilayah yang kompleks, mulai dari kawasan perkotaan, industri, hingga pesisir dan kepulauan. Kondisi tersebut menjadi tantangan tersendiri dalam pemerataan pembangunan.

Menurutnya, tantangan itu terlihat dalam pemerataan layanan kesehatan, perlindungan tenaga kerja, serta jangkauan program sosial. Perbedaan kondisi wilayah membuat implementasi kebijakan harus dilakukan secara lebih adaptif dan terintegrasi.

“Sebagaimana kita ketahui, Provinsi Riau memiliki karakter wilayah yang kompleks, mulai dari perkotaan, kawasan industri, hingga wilayah pesisir dan kepulauan yang menghadirkan tantangan tersendiri. Mulai dari pemerataan layanan kesehatan, perlindungan tenaga kerja, dan jangkauan program sosial,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia menyebutkan bahwa Pemprov Riau telah menetapkan arah pembangunan melalui RPJMD 2025–2029 dengan fokus pada peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Ia menegaskan, komitmen pemerintah daerah tidak hanya berhenti pada perencanaan, tetapi juga diwujudkan melalui implementasi di lapangan agar seluruh masyarakat mendapatkan layanan yang layak dan merata.

“Dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Provinsi Riau Tahun 2025–2029, pembangunan daerah difokuskan pada peningkatan kualitas SDM. Komitmen kami jelas, memastikan masyarakat mendapatkan layanan kesehatan yang layak, memperkuat perlindungan tenaga kerja, membangun keluarga yang tangguh, serta menghadirkan perlindungan sosial yang menyeluruh,” terangnya. (MNC/MCR)

Laporan : Maudhi NC
Redaktur : Fithriady Syam





Berita Lainnya