Pendidikan
SMALA CUP XIV Kembali Digelar, Kadisdik Riau Dorong Sekolah Lahirkan Program Ikonik
Seremoni pembukaan Tournament Futsal Regional Se-Sumatera SMALA CUP XIV di Gelanggang Remaja Pekanbaru berlangsung meriah, Selasa (21/7/2026). (Dok Ist/MCR)
SURATKABARGENTA.ID, PEKANBARU – Opening Tournament Futsal Regional Se-Sumatera SMALA CUP XIV resmi dibuka di Gelanggang Remaja Pekanbaru.
Pembukaan turnamen berlangsung semarak dengan berbagai atraksi yang memukau peserta dan tamu undangan.
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau Erisman Yahya, yang mewakili Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, secara resmi membuka kejuaraan tersebut. Dalam sambutannya, ia memberikan apresiasi kepada SMA Negeri 5 Pekanbaru yang dinilai konsisten menjadikan SMALA CUP sebagai agenda tahunan sekaligus ikon sekolah.
Erisman mengaku terkesan dengan kemeriahan seremoni pembukaan yang disiapkan panitia. Menurutnya, suasana pembukaan mampu membangkitkan semangat seluruh peserta yang akan bertanding.
"Seremonial pembukaan ini tidak kalah meriah dengan pembukaan Piala Dunia. Atmosfernya benar-benar terasa dan memberikan semangat luar biasa bagi seluruh peserta," ujar Erisman Yahya, Selasa (21/7/2026).
Ia mengatakan, SMALA CUP bukan sekadar ajang pertandingan futsal, tetapi telah berkembang menjadi program unggulan yang menjadi identitas SMA Negeri 5 Pekanbaru. Karena itu, ia berharap sekolah-sekolah lain juga menghadirkan program khas yang mampu menjadi kebanggaan masing-masing.
"SMALA CUP merupakan program unggulan yang telah menjadi identitas dan kebanggaan SMA Negeri 5 Pekanbaru. Kami berharap sekolah-sekolah lain di Pekanbaru juga mampu menghadirkan program-program terbaik yang menjadi ciri khas masing-masing sekolah," katanya.
Lebih lanjut, Erisman menegaskan bahwa kompetisi olahraga memiliki peran penting dalam membentuk karakter generasi muda. Menurutnya, melalui pertandingan seperti ini para pelajar dapat belajar tentang sportivitas, disiplin, kerja sama, serta saling menghormati, yang nantinya menjadi bekal dalam kehidupan sehari-hari.
"Jadikan kompetisi ini sebagai wadah untuk belajar menjadi pribadi yang tangguh, sportif, dan mampu bekerja sama. Nilai-nilai inilah yang harus dibawa ke dalam kehidupan sehari-hari sebagai karakter pelajar yang berintegritas," pesannya.
Di akhir sambutannya, Erisman juga mengajak seluruh peserta untuk berkomitmen menjaga pergaulan yang sehat dan menjauhi penyalahgunaan narkoba. Ia menegaskan, dunia pendidikan harus menjadi ruang yang aman bagi lahirnya generasi muda yang berprestasi, berkarakter, dan bertanggung jawab.
"Melalui kegiatan positif seperti olahraga, kami berharap para pelajar semakin termotivasi untuk mengembangkan potensi diri, mengatakan tidak terhadap narkoba, serta menjaga nilai-nilai moral dalam kehidupan di sekolah maupun di masyarakat," tutup Erisman. (MNC/MCR)














