Kabupaten Pelalawan

Api Masih Menyala di Kuala Kampar Pelalawan, Tim Manggala Agni Berjibaku Padamkan Karhutla

Pelalawan Sabtu, 09 Mei 2026 - 08:32 WIB  |    Reporter : Maudhi NC   Redaktur : Fithriady Syam  
Api Masih Menyala di Kuala Kampar Pelalawan, Tim Manggala Agni Berjibaku Padamkan Karhutla

Petugas gabungan berupaya memadamkan api karhutla yang masih aktif di sejumlah titik di Kuala Kampar, Kabupaten Pelalawan, Riau. (Foto Istimewa)

SURATKABARGENTA.ID, PEKANBARU – Tim gabungan Manggala Agni melanjutkan operasi pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kelurahan Teluk Dalam, Kecamatan Kuala Kampar, Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau, Jumat (8/5/2026).

Kepala Balai Pengendalian Karhutla Wilayah Sumatera, Ferdian Krisnanto, mengatakan bahwa pada hari pertama operasi, tim difokuskan untuk menangani satu titik kebakaran dengan estimasi luas area terdampak sementara mencapai sekitar 4 hektare.

“Estimasi luasan sementara sekitar 4 hektare untuk satu lokasi yang ditangani. Untuk satu lokasi lainnya masih dilaksanakan size up,” ujar Ferdian dalam keterangannya, Jumat (8/5/2026) malam.

Ia menjelaskan, operasi pemadaman dilakukan oleh satu regu Manggala Agni Daops Sumatera VII/Rengat bersama personel Balai Pengendalian Karhutla Sumatera, masyarakat setempat, serta satgas kecamatan.

Menurut Ferdian, kondisi api di lapangan masih aktif meski sebagian area mulai dapat dikendalikan.

Beberapa titik di bagian sayap kebakaran juga masih mengeluarkan asap sehingga membutuhkan penanganan lanjutan.

“Keadaan kepala api masih aktif, beberapa lokasi sayap masih berasap sehingga membutuhkan penanganan lanjutan,” katanya.

Selain pemadaman darat, upaya penanganan di lokasi kebakaran lainnya juga dibantu melalui operasi udara menggunakan satu unit helikopter water bombing milik Satgas Udara.

Ferdian Krisnanto menambahkan, hujan ringan yang turun saat waktu magrib di lokasi kebakaran diharapkan dapat membantu proses pemadaman pada hari berikutnya.

“Magrib ini kondisi di lokasi hujan ringan, semoga besok pagi dapat membantu ketersediaan air dan mematikan sisa-sisa api,” tutupnya. (MNC/MCR)

Laporan : Maudhi NC
Redaktur : Fithriady Syam





Berita Lainnya