Pekanbaru

Riau Jadi Tuan Rumah Perdana BSD, Baznas RI Tekankan Tata Kelola Zakat yang Profesional

Prov. Riau Selasa, 07 Juli 2026 - 21:24 WIB  |    Reporter : Maudhi NC   Redaktur : Fithriady Syam  
Riau Jadi Tuan Rumah Perdana BSD, Baznas RI Tekankan Tata Kelola Zakat yang Profesional

Asisten I Setda Riau, Zulkifli Syukur, menghadiri kegiatan Baznas Strategic Development (BSD) di Pekanbaru, Selasa (7/7/2026). (Dok Ist)

SURATKABARGENTA.ID, PEKANBARU – Wakil Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Republik Indonesia, Dr. KH Zainut Tauhid Sa'adi melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Riau, Selasa (7/7/2026).

Kunjungannya ke Bumi Melayu kali ini untuk menghadiri kegiatan Baznas Strategic Development (BSD). Riau menjadi provinsi pertama yang dipercaya menjadi tuan rumah penyelenggaraan kegiatan tersebut.

"Ini adalah BSD yang pertama di Indonesia. Tujuannya untuk melakukan penguatan kompetensi bagi para pimpinan Baznas di daerah agar memiliki kesamaan visi dan misi dan juga strategi Baznas kedepan," kata Dr. KH Zainut.

Dikatakannya, pada kegiatan BSD ini para pimpinan Baznas akan diberi muatan materi dan pelatihan. Mulai dari aspek pengelolaan manajemen organisasi, penghimpunan dan penyaluran ZIS, serta mengatur strategi agar Baznas dapat terus berkembang.

"Yang lebih penting lagi, tentang bagaimana kegiatan ini dapat membangun sinergitas antara Baznas pusat dan daerah. Semoga kegiatan ini dapat berjalan baik dan memberikan kemanfaatan yang besar bagi seluruh pemimpin Baznas di Indonesia. Khususnya di kabupaten/kota di Provinsi Riau," ungkapnya.

Lebih lanjut, penyelenggaraan BSD dapat menjadi wadah konsolidasi yang strategis untuk menyatukan langkah. Karena, dikatakannya, baznas menggenggam amanah yang cukup besar.

"Baznas berperan penting dalam mengatur tata kelola zakat secara profesional, transparan dan akuntabel agar dapat berjalan sesuai dengan prinsip Aman Syari, Aman Regulasi, dan Aman NKRI. Saya mengajak seluruh pimpinan di daerah untuk memastikan program ini bisa dirasakan langsung oleh umat," ungkapnya.

Sementara itu, Asisten I Setda Riau, Zulkifli Syukur, mengapresiasi terselenggaranya kegiatan sebagai upaya memperkuat kapasitas kelembagaan Baznas di seluruh kabupaten/kota se-Provinsi Riau.

Dikatakannya, pengelolaan zakat harus dilakukan secara profesional, transparan, akuntabel, dan berbasis data agar mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Zakat harus dikelola dengan kepemimpinan yang kuat, tata kelola yang rapi,” jelasnya.

Menurutnya, penguatan Baznas bukan sekadar agenda kelembagaan, melainkan bagian dari upaya membangun Riau yang lebih sejahtera, berkeadilan, dan berdaya saing. (MNC/SP)

Laporan : Maudhi NC
Redaktur : Fithriady Syam





Berita Lainnya