- Home
- Prov. Riau
- Akhir 2023, Gubri Minta 5 Kabupaten Capai Program UHC
Akhir 2023, Gubri Minta 5 Kabupaten Capai Program UHC
Asisten I Setdaprov RIau Masrul Kasmy serahkan piagam penghargaan UHC kepada Sekdako Pekanbaru Indra Pomi.
SURATKABARGENTA.ID (PEKANBARU) - Saat ini, Provinsi Riau menempati urutan ke-30 dari 38 provinsi di Indonesia dalam pelaksanaan Cakupan Kesehatan Semesta atau Universal Health Coverage (UHC). Rinciannya, terhitung sejak 1 Juli 2023 telah mencakup 90,54 persen dari total jumlah penduduk.
"Artinya naik 3 peringkat dari bulan sebelumnya di urutan 33, dengan Total Jumlah Penduduk pada Semester II tahun 2023 sebesar 6.743.099 jiwa," ungkap Asisten I Setdaprov Riau, H Masrul Kasmy. Itu diungkapnya pada pembukaan Rakor Program JKN Kabupaten/Kota Se-Provinsi Riau di CoEx Pekanbaru, Senin (31/7/2023).
Hingga kini, tercatat baru tujuh kota/kabupaten di Riau yang telah melaksanakan program UHC, yang memberi jaminan layanan kesehatan dasar bagi warganya. Daerah tersebut adalah Kabupaten Kepulauan Meranti, Kuantan Singingi, Bengkalis, Kota Dumai, Kabupaten Indragiri Hulu, Pelalawan, dan Kota Pekanbaru.
Berari tinggal lima kabupaten yang belum melaksanakan UHC. Kelima kabupaten tersebut adalah Kampar, Indragiri Hulu, Siak, Rokan Hulu, dan Rokan Hilir.
Oleh karena itu, Pemprov Riau menargetkan pada akhir 2023 nanti, kelima kabupaten tadi bisa melaksanakan program UHC. "Kami harapkan kepada lima kabupaten lainnya yang belum UHC, untuk dapat menggesa dan percepat gerak wujudkan UHC 100 persen di akhir tahun," pinta Asisten I yang mewakili Gubernur Riau.
Asisten I berpesan kepada kabupaten/kota yang sudah mendapat predikat UHC, untuk tetap melakukan langkah-langkah penting demi keberlangsungan UHC di tahun selanjutnya.
"Harapan kita, lima daerah lainnya untuk segera capai UHC dengan cara koordinasi dengan Dinkes dan stakeholder lainnya, juga perusahaan di daerah," lanjut Masrul Kasmy.(mdc/zed)


















