- Home
- Prov. Riau
- Sambut 7.555 Mahasiswa Baru, Rektor Unri Tekankan Pentingnya Karakter dan Integritas
Seputar Kampus
Sambut 7.555 Mahasiswa Baru, Rektor Unri Tekankan Pentingnya Karakter dan Integritas
Pembukaan PKKMB Universitas Riau 2026 di Lapangan Open Space Kampus Binawidya yang diikuti 7.555 mahasiswa baru, Rabu (29/7/2026). (Dok Unri)
SURATKABARGENTA.ID, PEKANBARU – Rektor Universitas Riau (Unri) Prof. Dr. Sri Indarti S.E, M.Si mengajak 7.555 mahasiswa baru membangun karakter, integritas, dan semangat berprestasi sejak hari pertama memasuki dunia perkuliahan. Pesan tersebut disampaikan saat membuka Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) Unri 2026 di Lapangan Open Space Kampus Binawidya, Rabu (29/7/2026).
Dalam arahannya, Sri Indarti menegaskan bahwa PKKMB bukan sekadar agenda penyambutan mahasiswa baru, melainkan momentum awal untuk mengenalkan budaya akademik, etika, serta nilai-nilai yang menjadi pedoman selama menempuh pendidikan di Unri.
“Manfaatkan PKKMB sebaik-baiknya dan seoptimal mungkin. Ini awal kalian memahami bagaimana menjadi mahasiswa Unri yang berkarakter,” kata Sri Indarti.
Menurutnya, menjadi mahasiswa merupakan sebuah pencapaian yang patut disyukuri. Ia mengatakan terdapat dua kebahagiaan yang akan dirasakan setiap mahasiswa, yakni saat dinyatakan lulus masuk perguruan tinggi dan ketika berhasil menyelesaikan pendidikan hingga wisuda.
“Pertama, lulus diterima sebagai mahasiswa baru. Kedua, lulus menyelesaikan pendidikan tinggi di universitas yang disayangi,” ujarnya.
Sri Indarti mengungkapkan mahasiswa baru yang diterima tahun ini berhasil melewati persaingan yang sangat ketat. Dari sekitar 95 ribu pendaftar, hanya sekitar 7.500 orang yang berhasil lolos menjadi mahasiswa Unri.
Ia berharap kesempatan tersebut dimanfaatkan dengan sungguh-sungguh untuk mengembangkan kemampuan akademik maupun nonakademik, sekaligus mempersiapkan diri menjadi lulusan yang mampu memberikan kontribusi bagi masyarakat, bangsa, dan negara.
Selain itu, Rektor mengingatkan bahwa kehidupan di perguruan tinggi berbeda dengan jenjang pendidikan sebelumnya. Mahasiswa dituntut lebih mandiri, bertanggung jawab, serta aktif dalam proses pembelajaran.
Ia juga mengajak seluruh mahasiswa baru menjaga lingkungan kampus yang aman, nyaman, inklusif, dan bebas dari perundungan, kekerasan, diskriminasi, maupun penyalahgunaan narkoba.
Menurutnya, sikap saling menghormati, disiplin, dan toleransi menjadi fondasi penting dalam menciptakan iklim akademik yang sehat.
“Tingkatkan terus prestasi akademik maupun non-akademik agar nama baik Unri semakin harum,” tutupnya. (MNC/SP)














