Seputar Kampus

UMRI Kembali Lepas Mahasiswa KKN Internasional ke Arab Saudi, Mengabdi Sekaligus Umroh

Prov. Riau Selasa, 25 Agustus 2026 - 19:52 WIB  |    Reporter : Maudhi NC   Redaktur : Fithriady Syam  
UMRI Kembali Lepas Mahasiswa KKN Internasional ke Arab Saudi, Mengabdi Sekaligus Umroh

Para mahasiswa peserta KKN Internasional Arab Saudi 2026 Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) sebelum bertolak menuju Tanah Suci untuk mengabdi selama 40 hari di Mekkah, Bandara Soekarno-Hatta, Selasa (25/8/2026). (Dok Ist/Cakaplah)

SURATKABARGENTA.ID, PEKANBARU – Pada tahun 2026 ini, Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) kembali memberangkatkan mahasiswa untuk melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Internasional ke Arab Saudi plus Umroh. Pelepasan berlangsung di Bandara Soekarno Hatta, Cengkareng, Jakarta, Selasa (25/8/2026).

Ketua LPPM UMRI, Dr. Aidil Haris, S.Sos., M.Si. mengatakan pelaksanaan KKN Internasional ke Arab Saudi ini merupakan pelaksanaan tahun ketiga yang dilaksanakan UMRI bekerjasama dengan Pengurus Pusat KKN Muhammadiyah Aisiyah (KKN MAs) dibawah naungan Majelis Pendidikan Tinggi, Penelitian dan Pengembangan (Diktilitbang) PP Muhammadiyah.

Selain diikuti mahasiswa UMRI, KKN Internasional Arab Saudi juga diikuti oleh beberapa Perguruan Tinggi Muhammadiyah Aisiyah (PTMA) lainnya yakni Universitas Muhammadiyah Surabaya, Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur, dan Universitas Aisiyah Yogyakarta.

Ia menjelaskan kegiatan KKN Internasional Arab Saudi ini bertujuan untuk memperkuat kompetensi mahasiswa, terutama dalam bidang yang relevan dengan studi mereka.

"Tujuan utama mahasiswa kita melaksanakan KKN Internasional Arab Saudi adalah memperkuat kompetensi mahasiswa sesuai bidang keilmuan yang dimiliki. Selain itu juga untuk meningkatkan rekognisi global mahasiswa dan UMRI sebagai perguruan tinggi Muhammmadiyah yang menekankan internasionalisasi dan internalisasi Al Islam Kemuhammadiyahan," jelasnya.

Selama di Arab Saudi, mahasiswa KKN ditempatkan di Sekolah Indonesia Makkah (SIM) selama 40 hari terhitung dari tanggal 26 Agustus 2026 hingga 30 September 2026. Salah satu program utama mereka adalah pengajaran dan pengembangan keterampilan siswa-siswi Indonesia di Sekolah Indonesia Mekkah.

"Salah satu bentuk pengajaran yang dilakukan mahasiswa KKN adalah pengenalan budaya. Mahasiswa akan mengenalkan permainan tradisional Indonesia di sekolah-sekolah tersebut agar anak-anak Indonesia di Arab Saudi mengenal nilai-nilai tradisi suku budaya yang ada di Indonesia," papar Aidil.

Selama di Arab Saudi, mahasiswa KKN juga diberi kesempatan melaksanakan ibadah Umroh. "Nah inilah kelebihan pelaksanaan KKN di Arab Saudi, karena selain melaksanakan KKN, mahasiswa diberi kesempatan untuk melaksanakan ibadah Umroh," ucal Aidil.

Kegiatan pelepasan keberangkatan mahasiswa KKN Internasional Arab Saudi langsung dilakukan Wakil Ketua Pengurus Pusat KKN MAs, Dr. Aris Selamet Widodo, M.Sc. Selain dihadiri Ketua LPPM UMRI, kegiatan pelepasan keberangkatan KKN Internasional Arab Saudi juga dihadiri pimpinan LPPM PTMA lainnya yang mengirimkan mahasiswanya untuk KKN di Arab Saudi. (MNC/SP)

Laporan : Maudhi NC
Redaktur : Fithriady Syam





Berita Lainnya