Seputar Kampus

Riset Dosen Ilmu Kelautan Unri tentang Resistensi Antimikroba Raih Penghargaan Internasional

Prov. Riau Selasa, 04 Agustus 2026 - 15:39 WIB  |    Reporter : Maudhi NC   Redaktur : Fithriady Syam  
Riset Dosen Ilmu Kelautan Unri tentang Resistensi Antimikroba Raih Penghargaan Internasional

Dosen Ilmu Kelautan Universitas Riau, Mardalisa Ph.D menerima penghargaan internasional dalam ajang The 8th Environmental Dimensions of Antimicrobial Resistance di Australia. (Dok Ist/Unri)

SURATKABARGENTA.ID, PEKANBARU – Keberhasilan dosen Program Studi Ilmu Kelautan Universitas Riau, Mardalisa Ph.D, meraih penghargaan internasional pada ajang The 8th Environmental Dimensions of Antimicrobial Resistance (EDAR8) menjadi bukti pengakuan dunia terhadap kualitas riset yang dikembangkan sivitas akademika Unri.

Dalam konferensi internasional yang berlangsung di Brisbane Convention & Exhibition Centre, Australia, pada 2–7 Agustus 2026 itu, Mardalisa menerima Registration Award kategori Female Researcher from a Low- or Middle-income Country (LMIC).

Penghargaan tersebut diberikan oleh Takara Bio Europe dan Resistomap kepada peneliti perempuan dari negara berpendapatan rendah dan menengah yang dinilai memiliki kontribusi ilmiah serta potensi besar dalam pengembangan riset resistensi antimikroba (Antimicrobial Resistance/AMR) di tingkat global.

Selain menerima penghargaan, Mardalisa juga dipercaya menjadi salah satu presenter dalam forum yang mempertemukan para peneliti dunia untuk membahas isu-isu terkini mengenai resistensi antimikroba dari perspektif One Health.

Ia memaparkan hasil penelitiannya yang berjudul Host-associated Antimicrobial Resistance Dynamics in Wastewater Treatment Revealed by Single-cell Genomics.

Riset tersebut mengkaji dinamika resistensi antimikroba yang berasosiasi dengan mikroorganisme pada sistem pengolahan air limbah menggunakan pendekatan single-cell genomics. Metode ini memungkinkan identifikasi inang pembawa gen resistensi secara lebih akurat dan menjadi bagian dari sesi ilmiah One Health AMR Genomic Epidemiology and Surveillance dalam konferensi EDAR8.

Rektor Unri, Prof. Dr. Sri Indarti S.E., M.Si, menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut. Menurutnya, prestasi Mardalisa menunjukkan bahwa dosen Unri mampu bersaing di forum ilmiah internasional sekaligus membawa nama baik institusi di tingkat global.

"Keberhasilan ini sejalan dengan komitmen perguruan tinggi dalam mendorong riset berkualitas, meningkatkan publikasi internasional, serta memperkuat kontribusi akademik Indonesia dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya pada bidang kesehatan, lingkungan, dan inovasi," ujar Sri Indarti.

Ia berharap pencapaian tersebut dapat menjadi motivasi bagi sivitas akademika Unri untuk terus menghasilkan penelitian yang inovatif, berdampak, dan relevan dengan berbagai tantangan global. (MNC/SP)

Laporan : Maudhi NC
Redaktur : Fithriady Syam





Berita Lainnya