Pekanbaru

Perkuat Pembangunan, FEB Unri dan BKKBN Riau Bangun Kajian Kependudukan Berbasis Data

Prov. Riau Jumat, 11 September 2026 - 12:26 WIB  |    Reporter : Maudhi NC   Redaktur : Fithriady Syam  
Perkuat Pembangunan, FEB Unri dan BKKBN Riau Bangun Kajian Kependudukan Berbasis Data

FEB Unri dan BKKBN Perwakilan Riau memperkuat kerja sama dalam mendukung kajian ekonomi dan pembangunan kependudukan di Riau. (Dok FEB UNRI)

SURATKABARGENTA.ID, PEKANBARU – Persoalan kependudukan di Riau dinilai memiliki dampak langsung terhadap kondisi ekonomi dan kualitas pembangunan daerah. Mulai dari kualitas sumber daya manusia, produktivitas tenaga kerja, hingga keberlanjutan pembangunan menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari dinamika kependudukan.

Melihat keterkaitan tersebut, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Riau (FEB Unri) memperkuat perannya dalam menghasilkan kajian ekonomi yang dapat mendukung pembangunan kependudukan di Provinsi Riau.

Upaya itu dilakukan melalui kerja sama FEB Unri dengan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Perwakilan Provinsi Riau yang ditandai dengan penandatanganan kerja sama di Kantor BKKBN Perwakilan Provinsi Riau, Kamis (3/9/2026).

Dekan FEB Unri Dr. Hj. Alvi Furwanti Alwie, S.E., M.M., mengatakan isu kependudukan perlu dilihat secara lebih luas karena berkaitan erat dengan berbagai persoalan ekonomi masyarakat.

“Isu kependudukan memiliki keterkaitan yang kuat dengan aspek ekonomi, mulai dari kualitas sumber daya manusia, produktivitas tenaga kerja, hingga pembangunan yang berkelanjutan,” ujar Alvi.

Menurutnya, perguruan tinggi memiliki ruang untuk memberikan kontribusi melalui penelitian dan kajian yang dapat menjawab kebutuhan pembangunan daerah. Karena itu, kolaborasi dengan lembaga pemerintah diharapkan membuka lebih banyak ruang bagi dosen dan mahasiswa untuk terlibat dalam penelitian berbasis data.

“Sinergi ini membuka peluang bagi dosen dan mahasiswa FEB Unri untuk berkontribusi dalam kajian berbasis data serta menghasilkan rekomendasi yang dapat mendukung perumusan kebijakan pembangunan kependudukan dan ekonomi daerah,” katanya.

Sementara itu, Kepala BKKBN Perwakilan Provinsi Riau Mhd. Irzal, S.E., M.E., mengatakan perspektif akademik dibutuhkan untuk memperkuat berbagai program pembangunan kependudukan, keluarga berencana, dan pembangunan keluarga.

“BKKBN membutuhkan dukungan akademik dari perguruan tinggi untuk memperkuat berbagai program pembangunan kependudukan, keluarga berencana, dan pembangunan keluarga,” ungkap Irzal.

Ia menilai keilmuan ekonomi yang dimiliki FEB Unri dapat memberikan sudut pandang tambahan dalam membaca berbagai persoalan kependudukan di Riau.

“FEB Unri memiliki kapasitas keilmuan yang dapat memberikan perspektif ekonomi terhadap berbagai isu kependudukan di Riau,” ujarnya.

Kolaborasi tersebut selanjutnya diarahkan pada pertukaran pengetahuan, pengembangan riset serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia. Hasil kajian yang dihasilkan diharapkan dapat menjadi salah satu masukan dalam mendukung kebijakan pembangunan sosial dan ekonomi di Riau. (MNC/SP)

Laporan : Maudhi NC
Redaktur : Fithriady Syam





Berita Lainnya