Seputar Kampus

Unri Perkuat Ekosistem Digital Kampus Melalui Kolaborasi Dunia Industri

Prov. Riau Sabtu, 29 Agustus 2026 - 09:25 WIB  |    Reporter : Maudhi NC   Redaktur : Fithriady Syam  
Unri Perkuat Ekosistem Digital Kampus Melalui Kolaborasi Dunia Industri

Pembukaan Ruijie Education Tour 2026 yang digelar Universitas Riau bersama Ruijie Networks di Gedung Integrated Classroom Unri, Pekanbaru, Kamis (27/8/2026). (Dok UNRI)

SURATKABARGENTA.ID, PEKANBARU – Universitas Riau (Unri) terus mendorong penguatan ekosistem digital kampus melalui kolaborasi dengan dunia industri. Langkah tersebut dinilai penting agar pemanfaatan teknologi tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga mampu meningkatkan kualitas layanan pendidikan, riset, pembelajaran, dan inovasi.

Hal itu mengemuka dalam Ruijie Education Tour 2026: The Digital Backbone of Societal Impact yang digelar Ruijie Networks bersama Universitas Riau, Kamis (27/8/2026), di Gedung Integrated Classroom Unri.

Kegiatan tersebut menjadi ruang bertemunya pimpinan universitas, unit kerja, fakultas, sivitas akademika, narasumber, serta pemangku kepentingan untuk membahas perkembangan teknologi dan kebutuhan infrastruktur digital di lingkungan perguruan tinggi.

Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja Sama, dan Sistem Informasi Universitas Riau, Dr. Ir. Sofyan Husein Siregar, M.Phil., yang mewakili Rektor Unri Prof. Dr. Sri Indarti, S.E., M.Si., mengatakan transformasi digital membutuhkan sinergi antara perguruan tinggi dan industri.

Menurutnya, perguruan tinggi memiliki kebutuhan serta tantangan nyata dalam penyelenggaraan pendidikan, sementara industri teknologi memiliki pengalaman dan inovasi yang dapat menjadi bagian dari solusi.

“Transformasi digital bukan hanya persoalan menghadirkan teknologi, tetapi bagaimana teknologi tersebut dapat memberikan manfaat bagi proses pendidikan, pelayanan, riset, dan seluruh sivitas akademika. Karena itu, kolaborasi dengan dunia industri menjadi penting untuk memperkuat ekosistem digital di Unri,” ujar Sofyan.

Ia menambahkan, pengembangan ekosistem digital juga harus dibarengi dengan kesiapan sumber daya manusia dan tata kelola yang memadai. Infrastruktur jaringan yang cepat dan perangkat teknologi yang modern, kata dia, harus mampu mendukung kebutuhan kampus secara menyeluruh.

Dengan pendekatan tersebut, transformasi digital di Unri diharapkan tidak berhenti pada penyediaan jaringan dan perangkat, tetapi berkembang menjadi sistem yang terintegrasi dan mampu menghadirkan layanan kampus yang lebih efektif serta responsif.

Sofyan juga menyambut baik pelaksanaan Ruijie Education Tour 2026. Menurutnya, kegiatan tersebut memberikan kesempatan bagi sivitas akademika Unri untuk mendapatkan wawasan langsung mengenai perkembangan teknologi sekaligus membuka ruang pertukaran pengetahuan dengan pelaku industri.

“Unri menyambut baik pelaksanaan Ruijie Education Tour 2026 sebagai bagian dari upaya memperluas jejaring dan pertukaran pengetahuan di bidang teknologi pendidikan,” jelasnya.

Ia berharap kolaborasi semacam ini dapat terus dikembangkan sehingga pemanfaatan teknologi di perguruan tinggi semakin memberikan dampak nyata. Bukan hanya untuk mendukung aktivitas internal kampus, tetapi juga mempercepat perkembangan pendidikan, penelitian, inovasi, hingga kontribusi perguruan tinggi kepada masyarakat. (MNC/SP)

Laporan : Maudhi NC
Redaktur : Fithriady Syam





Berita Lainnya