- Home
- Prov. Riau
- Politeknik Caltex Riau Mulai PMB 2027, Target 1.400 Mahasiswa Baru
Seputar Kampus
Politeknik Caltex Riau Mulai PMB 2027, Target 1.400 Mahasiswa Baru
Peluncuran PMB 2027 Politeknik Caltex Riau digelar di Auditorium PCR, Rabu (9/9/2026). (Dok PCR)
SURATKABARGENTA.ID, PEKANBARU – Politeknik Caltex Riau (PCR) resmi membuka rangkaian Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Tahun Akademik 2027. Mengusung tema “Elevate Your Future”, PCR menargetkan sebanyak 1.400 mahasiswa baru dapat bergabung pada tahun 2027.
Peluncuran PMB digelar di Auditorium Politeknik Caltex Riau, Rabu (9/9/2026) lalu.
Launching PMB 2027 menjadi langkah awal PCR dalam mempersiapkan proses penerimaan mahasiswa baru sekaligus memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak, khususnya sekolah dan guru Bimbingan dan Konseling (BK). Dalam kegiatan tersebut, PCR juga memperkenalkan tahapan dan program PMB yang akan berlangsung hingga tahun 2027.
Ketua PMB PCR, Frisca Martha Veronica, S.Tr.Kom., M.Tr.Kom., menjelaskan bahwa tema “Elevate Your Future” dipilih untuk menggambarkan semangat PCR dalam mendorong calon mahasiswa agar terus mengembangkan potensi diri dan mempersiapkan masa depan.
Oleh karena itu, panitia PMB mengharapkan dukungan dan doa dari civitas akademika serta guru BK agar pelaksanaan PMB 2027 dapat berjalan lancar dan target penerimaan mahasiswa baru dapat tercapai.
“Kuliah adalah untuk mengembangkan diri yang berkarakter dan pengetahuan. Karena itu pemilihan kampus untuk melanjutkan pendidikan mencakup semua hal sehingga apa yang diinginkan anak-anak terwujud,” ujar Frisca.
Direktur PCR, Dr. Erwin Setyo Nugroho, S.T., M.Eng., mengatakan secara institusi PCR memiliki berbagai keunggulan yang menjadi modal dalam mencapai target penerimaan mahasiswa baru.
“PMB 2026 sudah ditutup dengan capaian mencapai target, sementara kampus lain saat ini masih berjuang mencari mahasiswa baru, sementara kita sudah memulai membuka PMB untuk tahun 2027,” ujar Erwin.
Menurut Erwin, capaian tersebut menunjukkan bahwa PCR terus berkembang sebagai perguruan tinggi unggul yang didukung oleh kerja keras dan kolaborasi seluruh civitas akademika.
“Sebagai lembaga pendidikan yang memiliki kualitas unggul dan fasilitas lengkap, PCR sebagai partner bagi anak-anak dalam mencapai cita-cita,” katanya.
Ia menegaskan, PMB tidak semata-mata berorientasi pada pencapaian jumlah mahasiswa baru, tetapi juga menjadi bagian dari upaya PCR dalam memberikan ruang bagi generasi muda untuk berkembang dan mewujudkan cita-cita.
“PMB bukan hanya sekadar mencapai target tetapi sebagai wadah mahasiswa dalam mewujudkan cita-cita mereka. Seluruh civitas tahu bagaimana membangun PCR sehingga memiliki akreditasi unggul,” katanya.
Dalam mendukung pengembangan fasilitas pendidikan, Erwin menyampaikan bahwa Yayasan Politeknik Chevron Riau tahun ini menanamkan modal sebesar Rp100 miliar untuk pembangunan gedung baru. Pengembangan tersebut diharapkan semakin melengkapi fasilitas pembelajaran yang dimiliki PCR.
Ketua Umum Yayasan Politeknik Chevron Riau, Ir. Akson Brahmantyo, mengatakan terdapat pesan penting dalam tema PMB tahun ini. Jika sebelumnya tema PMB menggunakan dua kata, tahun ini PCR memilih tiga kata melalui tema “Elevate Your Future”.
Menurut Akson, mahasiswa yang menempuh pendidikan di PCR diharapkan tidak hanya memperoleh kompetensi akademik, tetapi juga mampu menjadi agen perubahan (agent of change) bagi keluarga dan lingkungannya.
“PMB bukan sekadar merekrut mahasiswa tetapi harus dikembalikan kepada spirit-nya yakni bisa mengubah arah menjadi lebih baik,” sebut Akson.
Ia menambahkan, PMB bukan pekerjaan satu orang ataupun hanya menjadi tanggung jawab panitia. Seluruh unsur di PCR memiliki peran dalam memastikan mahasiswa mendapatkan proses pendidikan yang baik.
“PMB bukan kerja satu orang, bukan kerja panitia saja tetapi kerja semua orang. Bagaimana bisa menjadi agen perubahan kalau proses belajar mengajarnya tidak dikawal,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Bagian Pemasaran PCR, Edi Tri Prayitno, menjelaskan saat ini PCR memiliki sekitar 3.500 mahasiswa yang tersebar di 15 program studi. PCR juga terus memperluas jangkauan penerimaan mahasiswa, termasuk dari luar Indonesia.
“Tahun ini PCR mendapat mahasiswa dari Timor Leste, sehingga kita sudah menerima mahasiswa internasional,” katanya.
Untuk PMB 2027, terdapat tiga tahapan penerimaan. Tahapan pertama diawali dengan Penjaringan Siswa Unggul Daerah (PSUD) yang dibuka mulai 9 September 2026 hingga Maret 2027.
Edi menyebutkan, PSUD menjadi salah satu jalur penting dalam penerimaan mahasiswa baru PCR. Pada tahun sebelumnya, jalur tersebut menyumbang sekitar 60 persen dari total mahasiswa baru yang diterima.
“Tahun lalu PSUD menyumbang 60 persen mahasiswa baru. Tahun 2027 kita targetkan mahasiswa baru sebanyak 1.400 mahasiswa,” katanya. (MNC/SP)














