Pekanbaru

Bakti Kesehatan HUT ke-69 Riau, RSUD Arifin Achmad Hadirkan Operasi THT Gratis untuk 20 Pasien

Kesehatan Sabtu, 01 Agustus 2026 - 11:26 WIB  |    Reporter : Maudhi NC   Redaktur : Fithriady Syam  
Bakti Kesehatan HUT ke-69 Riau, RSUD Arifin Achmad Hadirkan Operasi THT Gratis untuk 20 Pasien

Bakti kesehatan dalam rangka HUT ke-69 Provinsi Riau menghadirkan layanan operasi THT gratis bagi 20 pasien di RSUD Arifin Achmad. (dok koranriau.co)

SURATKABARGENTA.ID, PEKANBARU – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Arifin Achmad bekerjasama dengan tim dokter dari Rumah Sakit THT-KL Proklamasi Jakarta, melaksanakan bakti kesehatan melakukan operasi THT kepada 20 pasien. Seluruh biaya kegiatan operasi ini ditanggung BPJS Kesehatan dan BAZNAS.

Direktur RSUD Arifin Achmad, drg. Yusi Prastiningsih mengatakan, pada kegiatan ini diikuti oleh sembilan dokter dari Rumah Sakit THT-KL Proklamasi Jakarta dipimpin oleh dr. Soekirman Soekin, Sp.THT-BKL (K), M.Kes.

Total pasien yang dilakukan operasi pada kegiatan kali ini berjumlah 20 orang berasal dari kabupaten/kota di Riau.

“RSUD Arifin Achmad untuk kesekian kalinya melakukan bakti kesehatan operasi THT. Total pasien ada 20 orang yang berasal dari Kuansing, Rokan Hulu, Pelalawan, dan juga Pekanbaru,” katanya, Sabtu (1/8/2026).

Dilanjutkannya, kegiatan bakti kesehatan ini juga dilakukan bersempena peringatan Hari Jadi ke-69 Provinsi Riau. Pasalnya, dari data yang pihaknya terima untuk penderita masalah THT di Indonesia persentasenya mencapai 2 hingga 4 persen dari jumlah penduduk.

“Karena itu kami memilih kegiatan bakti kesehatan untuk THT ini. Di RSUD Arifin Achmad  juga ada tenaga kesehatan spesialis dan peralatan lengkap,” sebutnya.

Pada Oktober mendatang, juga akan dilakukan mega bakti kesehatan THT-KL. Jadi nantinya semua sub divisi THT se-Indonesia akan berkumpul di Pekanbaru. 

“Harapnya pada kegiatan mega bakti kesehatan nantinya akan semakin banyak pasien yang bisa ditangani,” harapnya.

Salah seorang keluarga pasien yang mengikuti kegiatan bakti kesehatan ini, Upik, mengaku senang anaknya bisa mendapatkan penanganan operasi. Pasalnya, anaknya yang masih berusia 9 tahun mengalami gangguan pendengaran dan memerlukan penanganan segera.

“Anak kami mengalami gangguan pendengaran, awalnya kami bawa kerumah sakit swasta. Kemudian dirujuk ke RSUD Arifin Achmad dan saat ini sudah ditangani, harapannya bisa kembali pulih lagi,” harapnya. (MNC/MCR)

Laporan : Maudhi NC
Redaktur : Fithriady Syam





Berita Lainnya