Seputar Kampus

Mahasiswa UNRI Desak Kejelasan Beasiswa, Pemprov Riau Buka Suara

Prov. Riau Rabu, 12 Agustus 2026 - 18:37 WIB  |    Reporter : Maudhi NC   Redaktur : Fithriady Syam  
Mahasiswa UNRI Desak Kejelasan Beasiswa, Pemprov Riau Buka Suara

Mahasiswa Universitas Riau berdialog dengan perangkat daerah dalam aksi di Kantor Gubernur Riau, Rabu (12/8/2026). (Dok Ist/Cakaplah)

SURATKABARGENTA.ID, PEKANBARU – Demo mahasiswa Universitas Riau (Unri) di Kantor Gubernur Riau berakhir ricuh, Rabu (12/8/2026). Meski begitu, di akhir aksi, mahasiswa sempat melakukan video call dengan Plt Gubernur Riau SF Hariyanto.

Dalam video call tersebut, SF Hariyanto berjanji akan menjadwalkan dialog dengan mahasiswa. Dialog direncanakan digelar setelah ia kembali dari dinas luar kota.

Saat ini, SF Hariyanto sedang menjalankan dinas luar di Kota Batam, Kepulauan Riau. Plt Gubernur Riau mengikuti sejumlah agenda pemerintahan di Batam, salah satunya kegiatan Malam Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026.

"Habis dinas luar ini, nanti kita akan jadwalkan untuk dialog bersama dengan mahasiswa," ucap SF Hariyanto dalam video call singkat dengan para mahasiswa Unri, Rabu (12/8/2026).

Namun di balik aksi demo tersebut, salah satu poin penting tuntutan mahasiswa itu adalah beasiswa dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau yang tak ada kejelasan. Mereka mempertanyakan kapan beasiswa tersebut dicairkan.

Menanggapi hal itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Yan Darmadi mengatakan, beasiswa tersebut sedang dalam tahapan proses administrasi.

"Beasiswa ini kan sudah kita proses, artinya tentu berproses. Baik validisi maupun pemenuhan terhadap data-data mahasiswa lanjutan yang menerima," ujar Yan.

Ia menyebut, Pemprov Riau tetap berkomitmen untuk memberikan beasiswa lanjutan. Sementara untuk beasiswa yang baru, pihaknya masih mempertimbangkan kondisi fiskal Riau.

Yan mengaku, tidak ada kendala terkait beasiswa lanjutan tahun 2026 tersebut. Hanya saja proses administrasinya sedang berlangsung.

"Biasanya, beasiswa ini di Desember baru cair," katanya.

Sementara untuk penerimaan beasiswa yang baru, pihaknya memang masih mempertimbangkan karena kondisi keuangan Provinsi Riau yang sedang tertekan.

Dia mengajak semua masyarakat dan mahasiswa untuk sama-sama berdoa agar kondisi keuangan Provinsi Riau kembali membaik.

Ia menambahkan, bahwa anggaran beasiswa untuk lanjutan sebesar Rp38 miliar. (MNC/SP)

Laporan : Maudhi NC
Redaktur : Fithriady Syam





Berita Lainnya