Pekanbaru
Pelebaran Jalan Tuanku Tambusai Ditarget Rampung Desember, Simpang SKA Bakal Ditutup
Puluhan pohon di sekitar Jalan Tuanku Tambusai Pekanbaru dibongkar dan akan dipindahkan ke kawasan Tenayan sebelum pelebaran jalan dikerjakan. (Dok Diskominfo Riau)
SURATKABARGENTA.ID, PEKANBARU – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau melalui Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (PUPR-PKPP) melakukan pelebaran Jalan Tuanku Tambusai Kota Pekanbaru.
Saat ini telah dilakukan pembongkaran terhadap puluhan pohon di sekitar lokasi pelebaran, yang kemudian dipindahkan atau ditanam kembali di kawasan Tenayan.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas PUPR-PKPP Riau, Zulfahmi menyebutkan proses pelebaran jalan akan dilakukan setelah pemindahan pohon selesai.
"Saat ini, DLHK Kota Pekanbaru tengah melakukan pembongkaran pohon, yang nanti akan ditanam lagi di Tenayan. Kalau sudah selesai, baru kita kerja untuk pelebaran," katanya, Kamis (3/9/2026).
Dikatakan Zulfahmi, nantinya pada ruas jalan yang berada di sekitaran Rumah Sakit Hermina, akan memiliki lebar hingga 14 meter pada setiap jalurnya.
"Untuk spesifikasi pelebaran, nantinya akan menjadi 14 meter dikali 2 jalur. Dengan masing-masing 4 lajur," katanya.
Untuk penyelesaian pekerjaan, dikatakannya, ditargetkan rampung pada Desember mendatang. Sehingga penutupan traffic light pada Simpang SKA dapat dilakukan sebelum pergantian tahun.
"Target kita Desember sebelum akhir tahun sudah selesai. Jadi sebelum masuk tahun 2027, sudah diberlakukan penutupan Simpang SKA," katanya.
Zulfahmi menjelaskan, pelebaran dan rekayasa arus lalu lintas itu guna mengurai kemacetan di simpang empat Jalan Soekarno-Hatta dan Jalan Tuanku Tambusai (Simpang SKA Pekanbaru) tersebut.
"Karena ini sudah menjadi atensi pimpinan agar kita harus gerak cepat. Sebab di saat jam-jam sibuk, persimpangan tersebut seringkali terjadi antrean panjang hingga macet, terutama saat akhir pekan, dan ini sering dikeluhkan warga," sebutnya. (MNC/MCR)














