- Home
- Prov. Riau
- Universitas Riau Raih Lima Penghargaan pada Anugerah Humas Indonesia 2026
Seputar Kampus
Universitas Riau Raih Lima Penghargaan pada Anugerah Humas Indonesia 2026
Universitas Riau meraih lima penghargaan dalam ajang The 8th Anugerah Humas Indonesia (AHI) 2026 di Surakarta, Kamis (8/10/2026). (Dok Unri)
SURATKABARGENTA.ID, PEKANBARU – Universitas Riau (Unri) mencatatkan prestasi di tingkat nasional dengan meraih lima penghargaan dalam ajang The 8th Anugerah Humas Indonesia (AHI) 2026. Capaian ini menjadi pengakuan atas upaya Unri dalam mengembangkan komunikasi publik, meningkatkan kualitas pelayanan informasi, serta memperkuat reputasi institusi di era digital.
Penghargaan yang diselenggarakan Humas Indonesia tersebut berlangsung di Gedung Balai Kota Surakarta, Kamis (8/10/2026) malam. AHI 2026 mengusung tema “Membangun Komunikasi Kebijakan: Transparansi, Dipahami, dan Dapat Dipercaya Publik”.
Dalam ajang tersebut, Unri meraih penghargaan Gold pada kategori Program Kehumasan Pemerintah. Selain itu, Unri memperoleh tiga penghargaan Bronze masing-masing untuk kategori Pelayanan Informasi Publik Terinovatif, Kanal Digital Media Sosial, dan Kanal Digital Website.
Satu penghargaan lainnya diraih Clara Yolandika, S.P., M.Si. yang dinobatkan sebagai Pemenang Terfavorit pada kategori Kartini Humas Indonesia.
Rektor Unri, Prof. Dr. Sri Indarti, S.E., M.Si., menyampaikan bahwa capaian tersebut merupakan bentuk apresiasi atas komitmen universitas dalam membangun komunikasi yang terbuka dan meningkatkan kepercayaan masyarakat.
“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi Unri untuk terus meningkatkan kualitas komunikasi publik. Kami ingin memastikan setiap informasi mengenai kebijakan, program, dan capaian universitas dapat disampaikan secara transparan, akurat, serta mudah dipahami masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, fungsi kehumasan memiliki posisi strategis dalam mendukung tata kelola perguruan tinggi. Kehumasan tidak hanya berperan menyampaikan informasi, tetapi juga menjadi penghubung antara universitas dan masyarakat dalam membangun pemahaman serta kepercayaan publik.
Proses penilaian AHI 2026 berlangsung secara kompetitif dengan melibatkan praktisi kehumasan, akademisi, jurnalis senior, hingga pakar branding. Sejumlah aspek menjadi pertimbangan dewan juri, diantaranya strategi komunikasi, inovasi program, kualitas konten, pemanfaatan media digital, pelayanan informasi publik, serta kemampuan membangun reputasi institusi.
Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja Sama, dan Sistem Informasi Unri, Dr. Ir. Sofyan Husein Siregar, M.Phil., menekankan pentingnya perencanaan yang matang dan pemanfaatan teknologi dalam mendukung komunikasi publik.
“Penguatan komunikasi publik harus didukung oleh perencanaan yang terarah, pemanfaatan teknologi informasi, serta pengelolaan kanal digital yang terintegrasi. Dengan demikian, informasi yang disampaikan dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas dan menjawab kebutuhan publik,” ungkapnya.
Ia menambahkan, perkembangan teknologi digital menuntut perguruan tinggi untuk terus beradaptasi dalam mengelola informasi. Kanal komunikasi universitas perlu dikembangkan agar mampu menyajikan informasi yang relevan, mudah diakses, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Lima penghargaan yang diraih Unri menjadi dorongan untuk memperkuat inovasi di bidang kehumasan sekaligus meningkatkan kualitas layanan informasi kepada masyarakat.
Melalui pengelolaan komunikasi yang profesional dan adaptif, Unri diharapkan dapat terus membangun reputasi positif serta memperkuat kepercayaan publik terhadap berbagai program dan kontribusi universitas. (MNC/SP)














